an4.177:1.1 Atha kho āyasmā rāhulo yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ nisīdi. Ekamantaṁ nisinnaṁ kho āyasmantaṁ rāhulaṁ bhagavā etadavoca:
Dengan Rāhula
Dalam sutta ini, Buddha memberikan petunjuk praktis kepada Rāhula tentang cara merenungkan empat unsur untuk melepaskan kemelekatan. Mari kita simak bagaimana pengajaran ini disampaikan secara berulang dan mendalam.
Dalam sutta ini, Buddha mengajarkan Rāhula tentang empat unsur—tanah, air, api, dan angin—baik yang internal maupun eksternal. Ia menekankan bahwa semuanya harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar sebagai 'bukan milikku, bukan aku, bukan diriku'. Dengan melihat demikian, seorang bhikkhu menjadi jijik terhadap unsur-unsur tersebut, melepaskan nafsu, dan akhirnya memotong ketagihan, melepaskan belenggu, serta mengakhiri penderitaan.
an4.177:1.1 Atha kho āyasmā rāhulo yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ nisīdi. Ekamantaṁ nisinnaṁ kho āyasmantaṁ rāhulaṁ bhagavā etadavoca:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.