‹
AN 4.177

Rāhulasutta

Dengan Rāhula

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.177

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, Buddha memberikan petunjuk praktis kepada Rāhula tentang cara merenungkan empat unsur untuk melepaskan kemelekatan. Mari kita simak bagaimana pengajaran ini disampaikan secara berulang dan mendalam.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Buddha mengajarkan Rāhula tentang empat unsur—tanah, air, api, dan angin—baik yang internal maupun eksternal. Ia menekankan bahwa semuanya harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar sebagai 'bukan milikku, bukan aku, bukan diriku'. Dengan melihat demikian, seorang bhikkhu menjadi jijik terhadap unsur-unsur tersebut, melepaskan nafsu, dan akhirnya memotong ketagihan, melepaskan belenggu, serta mengakhiri penderitaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.177:6.1

Yato kho, rāhula, bhikkhu imāsu catūsu dhātūsu nevattānaṁ na attaniyaṁ samanupassati, ayaṁ vuccati, rāhula, bhikkhu acchecchi taṇhaṁ, vivattayi saṁyojanaṁ, sammā mānābhisamayā antamakāsi dukkhassā”ti.

Ketika, Rāhula, seorang bhikkhu tidak lagi menganggap diri atau milik diri dalam keempat unsur ini, maka ia disebut, Rāhula, seorang bhikkhu yang telah memotong ketagihan, melepaskan belenggu, dan dengan memahami keangkuhan dengan benar, telah mengakhiri penderitaan.”

When a mendicant sees these four elements as neither self nor belonging to self, they’re called a mendicant who has cut off craving, cast off the fetters, and by rightly comprehending conceit has made an end of suffering.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.