Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 9
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana pikiran dan persepsi bekerja, serta apa yang benar-benar penting dalam praktik spiritual. Mari kita simak dialog antara Buddha dan Poṭṭhapāda yang mengupas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang persepsi, diri, dan kebenaran.
Sang Buddha mengunjungi pengembara Poṭṭhapāda di taman Mallikā dan menjawab pertanyaannya tentang bagaimana penghentian persepsi terjadi. Buddha menjelaskan bahwa persepsi muncul dan lenyap karena sebab, dan melalui latihan bertahap hingga mencapai puncak persepsi. Percakapan kemudian beralih ke pertanyaan-pertanyaan metafisik yang tidak dijawab Buddha, dan diakhiri dengan penjelasan tentang tiga jenis kelahiran kembali serta penggunaan bahasa duniawi tanpa melekat padanya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
“Citta, ketika seseorang memperoleh bentuk diri yang kasar, pada saat itu ia tidak disebut sebagai bentuk diri yang bersifat batin, juga tidak disebut sebagai bentuk diri yang tanpa bentuk;
“When reincarnated in a solid incarnation, it’s not referred to as a mind-made or formless incarnation,
Ketika seseorang memperoleh bentuk diri yang bersifat batin, pada saat itu ia tidak disebut sebagai bentuk diri yang kasar, juga tidak disebut sebagai bentuk diri yang tanpa bentuk;
When reincarnated in a mind-made incarnation, it’s not referred to as a solid or formless incarnation,
Ketika seseorang memperoleh bentuk diri yang tanpa bentuk, pada saat itu ia tidak disebut sebagai bentuk diri yang kasar, juga tidak disebut sebagai bentuk diri yang bersifat batin;
When reincarnated in a formless incarnation, it’s not referred to as a solid or mind-made incarnation,
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.