Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 9
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana pikiran dan persepsi bekerja, serta apa yang benar-benar penting dalam praktik spiritual. Mari kita simak dialog antara Buddha dan Poṭṭhapāda yang mengupas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang persepsi, diri, dan kebenaran.
Sang Buddha mengunjungi pengembara Poṭṭhapāda di taman Mallikā dan menjawab pertanyaannya tentang bagaimana penghentian persepsi terjadi. Buddha menjelaskan bahwa persepsi muncul dan lenyap karena sebab, dan melalui latihan bertahap hingga mencapai puncak persepsi. Percakapan kemudian beralih ke pertanyaan-pertanyaan metafisik yang tidak dijawab Buddha, dan diakhiri dengan penjelasan tentang tiga jenis kelahiran kembali serta penggunaan bahasa duniawi tanpa melekat padanya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
dn9:17.1 “Poṭṭhapāda, sejak seorang bhikkhu di sini menguasai persepsinya sendiri, ia berlanjut dari satu tahap ke tahap berikutnya, secara bertahap mencapai puncak persepsi.
dn9:17.3 ‘Berniat adalah buruk bagiku, tidak berniat adalah lebih baik bagiku.
dn9:17.4 Sebab jika aku berniat dan berkehendak, maka persepsi-persepsi ini akan lenyap dalam diriku, dan persepsi-persepsi lain yang lebih kasar akan muncul;
dn9:17.5 alangkah baiknya jika aku tidak berniat dan tidak berkehendak.’
dn9:17.6 Maka ia tidak berniat dan tidak berkehendak.
dn9:17.7 Ketika ia tidak berniat dan tidak berkehendak, maka persepsi-persepsi itu lenyap, dan persepsi-persepsi lain yang lebih kasar tidak muncul.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.