dn8:24.1 “Kassapa, seseorang yang sebelumnya menganut sekte lain dan menginginkan pelepasan keduniawian serta penahbisan dalam Dhamma dan Vinaya ini, harus menjalani masa percobaan selama empat bulan. Setelah empat bulan berlalu, jika para bhikkhu bertekad bulat, mereka akan memberikan pelepasan keduniawian dan penahbisan menuju kebhikkhuan.
dn8:24.2 Akan tetapi, dalam hal ini Aku mengetahui adanya perbedaan-perbedaan antarindividu.”
dn8:24.3 "Bhante, jika dalam kasus seperti itu diperlukan masa percobaan empat bulan, saya akan menjalani masa percobaan empat tahun. Setelah empat tahun berlalu, jika para bhikkhu merasa puas, sudilah mereka memberikan saya penahbisan, penahbisan menjadi bhikkhu."
dn8:24.4 Dan Kassapa sang pertapa telanjang menerima penahbisan, menerima penahbisan di hadapan Sang Bhagavā.
dn8:24.5 Tidak lama setelah penahbisannya, Yang Mulia Kassapa, hidup menyendiri, mengasingkan diri, tekun, bersemangat, dan bertekad, segera merealisasikan tujuan tertinggi kehidupan suci dalam kehidupan ini juga. Ia hidup setelah mencapai dengan kebijaksanaannya sendiri tujuan yang karenanya para putra keluarga dengan benar meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.
dn8:24.6 Ia memahami: “Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.”
dn8:24.7 Dan Yang Mulia Kassapa menjadi salah satu yang telah mencapai kesempurnaan.
dn8:24.8 Selesailah Mahāsīhanādasutta, yang kedelapan.


