‹
DN 8

Mahāsīhanādasutta

Khotbah Singa kepada Petapa Telanjang Kassapa

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 8
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 8

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan makna spiritualitas sejati di balik praktik lahiriah. Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pandangan Kassapa tentang pertapaan dan menunjukkan jalan menuju kebebasan sejati.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Petapa telanjang Kassapa mendatangi Buddha untuk mengklarifikasi tuduhan bahwa Buddha mencela semua praktik pertapaan keras. Buddha menjelaskan bahwa ia tidak menghakimi praktik lahiriah, melainkan menilai buahnya. Ia mengajarkan bahwa pertapaan sejati bukanlah sekadar penyiksaan diri, melainkan pengembangan moralitas, pikiran, dan kebijaksanaan melalui Jalan Mulia Berunsur Delapan. Di akhir sutta, Kassapa memutuskan untuk menjadi pengikut Buddha dan ditahbiskan menjadi bhikkhu.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn8:24.1 “Kassapa, if someone formerly ordained in another sect wishes to take the going forth, the ordination in this teaching and training, they must spend four months on probation. When four months have passed, if the mendicants are satisfied, they’ll give the going forth, the ordination into monkhood.

dn8:24.2 However, I have recognized individual differences in this matter.”

dn8:24.3 “Sir, if four months probation are required in such a case, I’ll spend four years on probation. When four years have passed, if the mendicants are satisfied, let them give me the going forth, the ordination into monkhood.”

dn8:24.4 And the naked ascetic Kassapa received the going forth, the ordination in the Buddha’s presence.

dn8:24.5 Not long after his ordination, Venerable Kassapa, living alone, withdrawn, diligent, keen, and resolute, soon realized the supreme culmination of the spiritual path in this very life. He lived having achieved with his own insight the goal for which gentlemen rightly go forth from the lay life to homelessness.

dn8:24.6 He understood: “Rebirth is ended; the spiritual journey has been completed; what had to be done has been done; there is nothing further for this place.”

dn8:24.7 And Venerable Kassapa became one of the perfected.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.