‹
DN 6

Mahālisutta

Mahali Sutta

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 6
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 6

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan antara pengalaman meditatif dan tujuan akhir praktik. Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pemahaman tentang konsentrasi dan mengarahkannya pada apa yang benar-benar berharga dalam kehidupan spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Di Hutan Besar Vesālī, para utusan brahmana dari Kosala dan Magadha serta Oṭṭhaddha si Licchavi menunggu untuk bertemu Buddha yang sedang dalam retret. Setelah Buddha keluar, Oṭṭhaddha menanyakan mengapa Sunakkhatta, yang telah tiga tahun berdiam dekat Buddha, dapat melihat bentuk surgawi namun tidak mendengar suara surgawi. Buddha menjelaskan bahwa hal itu bergantung pada jenis konsentrasi yang dikembangkan—sepihak atau dua aspek—lalu mengarahkan pembicaraan pada tujuan yang lebih tinggi dari kehidupan suci: merealisasikan empat buah kesucian melalui Jalan Mulia Berunsur Delapan. Sutta ditutup dengan kisah Buddha menjawab pertanyaan dua pertapa tentang hubungan jiwa dan badan, menegaskan bahwa ia mengetahui dan melihat namun tidak menyatakan salah satu dari dua pandangan ekstrem itu.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn6:15.1 Ekamidāhaṁ, mahāli, samayaṁ kosambiyaṁ viharāmi ghositārāme.

dn6:15.3 muṇḍiyo ca paribbājako jāliyo ca dārupattikantevāsī yenāhaṁ tenupasaṅkamiṁsu. upasaṅkamitvā mayā saddhiṁ sammodiṁsu.

dn6:15.4 Sammodanīyaṁ kathaṁ sāraṇīyaṁ vītisāretvā ekamantaṁ aṭṭhaṁsu. Ekamantaṁ ṭhitā kho te dve pabbajitā maṁ etadavocuṁ:

dn6:15.5 ‘kiṁ nu kho, āvuso gotama, taṁ jīvaṁ taṁ sarīraṁ, udāhu aññaṁ jīvaṁ aññaṁ sarīran’ti?

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.