dn4:15.1 “Tetapi, brahmana, dari keempat faktor ini, mungkinkah seseorang mengesampingkan satu faktor dan tetap dapat disebut brahmana oleh para brahmana berdasarkan tiga faktor lainnya;
dn4:15.2 —meskipun ia berkata, ‘Aku adalah seorang brahmana,’ ia dapat berkata dengan benar, dan tidak akan jatuh ke dalam ucapan dusta?”
dn4:15.3 “Bisa, Gotama yang mulia.
dn4:15.4 Sebab, Gotama yang mulia, dari keempat faktor ini kami mengesampingkan mantra-mantra.
dn4:15.5 Karena apa gunanya mantra-mantra itu?
dn4:15.6 Ketika, Gotama yang mulia, seorang brahmana terlahir baik dari pihak ibu dan pihak ayah, keturunan murni hingga tujuh generasi, tidak tercela dan tidak bernoda dalam hal kelahiran;
dn4:15.7 dan ia bermoral, dewasa dalam moralitas, memiliki moralitas yang matang;
dn4:15.8 dan ia bijaksana, cerdas, menjadi yang pertama atau kedua dalam memegang sendok persembahan.
dn4:15.9 Dengan tiga faktor inilah, Gotama yang mulia, para brahmana menyebut seseorang sebagai brahmana;
dn4:15.10 —meskipun ia berkata, ‘Aku adalah seorang brahmana,’ ia dapat berkata dengan benar, dan tidak akan jatuh ke dalam ucapan dusta.”

