‹
DN 32

Āṭānāṭiyasutta

Khotbah Perlindungan Āṭānāṭiya

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 32
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 32

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini berbeda dari khotbah filosofis pada umumnya. Ini adalah sutta perlindungan (paritta) yang sarat dengan syair, nama-nama makhluk halus, dan gambaran kosmologi. Cobalah untuk membacanya sebagai sebuah ritual perlindungan dan ekspresi keyakinan, di mana dunia para dewa dan makhluk halus bersatu dalam menghormati Buddha.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Pada suatu malam di Puncak Gunung Vulture, empat Raja Besar—Vessavaṇa, Dhataraṭṭha, Virūḷha, dan Virūpakkha—beserta pasukan makhluk halus mendatangi Buddha. Vessavaṇa menjelaskan bahwa banyak yakkha tidak menyukai ajaran Buddha karena ajaran itu mengekang perilaku mereka. Untuk melindungi para bhikkhu dan umat dari gangguan makhluk halus, Vessavaṇa memohon agar Buddha menerima perlindungan Āṭānāṭiya, sebuah himne penghormatan kepada para Buddha masa lalu dan penguasa empat penjuru, yang kemudian diucapkan oleh Vessavaṇa sendiri. Keesokan harinya, Buddha menceritakan kembali peristiwa itu kepada para bhikkhu dan menganjurkan mereka untuk mempelajari, menguasai, dan mengingat perlindungan ini demi keamanan dan kenyamanan mereka.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn32:7.1 Di mana negeri Utarakuru yang indah,

dn32:7.2 dan Gunung Meru yang elok dipandang;

dn32:7.4 tidak mementingkan diri, tanpa kepemilikan.

dn32:7.8 matang di tanah yang tak diolah;

dn32:7.9 Bebas dari sekam dan dedak, murni,

dn32:7.11 Setelah memasak dalam tungku tanah,

dn32:7.13 Setelah menyiapkan sapi berkuku genap,

dn32:7.14 mereka dibawa berkeliling ke segala penjuru;

dn32:7.15 Setelah menyiapkan hewan berkuku genap,

dn32:7.16 mereka dibawa berkeliling ke segala penjuru.

dn32:7.17 Setelah menyiapkan kereta yang ditarik perempuan,

dn32:7.18 mereka dibawa berkeliling ke segala penjuru;

dn32:7.19 Setelah menyiapkan kereta yang ditarik laki-laki,

dn32:7.20 mereka dibawa berkeliling ke segala penjuru.

dn32:7.21 Setelah menyiapkan kereta yang ditarik gadis,

dn32:7.22 mereka diarak dari satu tempat ke tempat lain.

dn32:7.23 Setelah menyiapkan kereta yang ditarik pemuda,

dn32:7.24 mereka diarak dari satu tempat ke tempat lain.

dn32:7.30 Ada pula istana-istana dan tandu-tandu,

dn32:7.31 bagi raja yang agung dan mulia itu.

dn32:7.33 yang dibangun dengan indah di angkasa:

dn32:7.34 Āṭānāṭā, Kusināṭā, Parakusināṭā,

dn32:7.35 Nāṭasuriyā, dan Parakusiṭanāṭā.

dn32:7.36 Di sebelah utara adalah Kapīvanta,

dn32:7.37 dan Janogha terletak di seberangnya;

dn32:7.38 Dan ada Navanavutiya, Ambara-ambaravatiya,

dn32:7.39 serta ibu kota kerajaan yang bernama Āḷakamandā.

dn32:7.40 Adapun Raja Agung Kuvera, tuan yang terhormat,

dn32:7.41 memiliki ibu kota bernama Visāṇā,

dn32:7.47 Sūra, Rājā, Ariṭṭha, dan Nemi.

dn32:7.48 Ada pula sebuah danau di sana bernama Dharaṇī,

dn32:7.49 dari mana awan-awan mencurahkan hujan,

dn32:7.51 Di sana juga terdapat sebuah aula bernama Sālavatī,

dn32:7.52 tempat para yakkha sering berkumpul.

dn32:7.56 serta burung kokila yang merdu suaranya.

dn32:7.57 Ada burung yang berseru 'Hiduplah, hiduplah!',

dn32:7.58 ada pula yang berseru 'Bangkitkan hatimu!'.

dn32:7.59 Ada ayam hutan dan burung kuḷīraka,

dn32:7.60 dan di dalam hutan terdapat burung pelatuk.

dn32:7.61 Di sana burung beo dan jalak berseru,

dn32:7.62 dan burung-burung ‘anak tongkat’ kecil;

dn32:7.66 demikianlah orang-orang menyebutnya;

dn32:7.68 oleh raja agung yang termasyhur itu.

dn32:7.71 Ia bergembira dalam nyanyian dan tarian,

dn32:7.73 Dan ia memiliki banyak putra yang perkasa,

dn32:7.74 semuanya bernama sama, demikianlah yang kudengar;

dn32:7.75 Delapan puluh, sepuluh, dan satu—

dn32:7.81 Hormat kepada-Mu, wahai manusia unggul,

dn32:7.82 hormat kepada-Mu, wahai manusia tertinggi;

dn32:7.83 Engkau memeriksa kami dengan bijaksana,

dn32:7.84 bahkan makhluk non-manusia pun bersujud kepada-Mu;

dn32:7.85 Kami telah sering mendengar pertanyaan ini,

dn32:7.86 ‘Apakah kalian bersujud kepada Gotama sang penakluk?’

dn32:7.88 ‘Kami bersujud kepada Gotama sang penakluk,

dn32:7.89 yang sempurna dalam pengetahuan dan perilaku;

dn32:7.90 kami bersujud kepada Gotama yang telah tercerahkan.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.