dn2:81.0 4.3.2.8. Jhāna Keempat
dn2:81.1 Selanjutnya, Baginda Raja, dengan meninggalkan kesenangan dan kesakitan, serta dengan lenyapnya kegembiraan dan kesedihan yang dialami sebelumnya, seorang bhikkhu masuk dan berdiam dalam jhāna keempat, yang tanpa kesenangan maupun kesakitan, dengan keseimbangan batin yang murni dan perhatian penuh.
dn2:81.2 Ia duduk meresapi tubuhnya dengan pikiran yang murni dan jernih. Tidak ada satu pun bagian dari seluruh tubuhnya yang tidak teresapi oleh pikiran yang murni dan jernih itu.



