dn2:74.1 Demikian pula, Baginda Raja, seorang bhikkhu yang belum melepaskan kelima rintangan batin ini, merenungkan kelima rintangan itu dalam dirinya sebagai utang, sebagai penyakit, sebagai penjara, sebagai perbudakan, dan sebagai jalan melintasi padang gurun.
dn2:74.2 Seperti halnya, Baginda Raja, kebebasan dari utang, kesehatan yang baik, pembebasan dari penjara, kemerdekaan, dan tanah yang aman;
dn2:74.3 demikian pula, Baginda Raja, seorang bhikkhu yang telah melepaskan kelima rintangan batin ini, merenungkan kelima rintangan itu sebagai telah lenyap dalam dirinya.
dn2:74.4 Ketika ia merenungkan bahwa kelima rintangan itu telah lenyap dalam dirinya, muncullah kegembiraan. Pada yang bergembira, muncullah sukacita. Pada yang pikirannya dipenuhi sukacita, tubuh menjadi tenang. Pada yang tubuhnya tenang, ia merasakan kebahagiaan. Pada yang berbahagia, pikirannya menjadi terkonsentrasi.



