‹
DN 2

Sāmaññaphalasutta

Samaññaphala Sutta

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 2
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 2

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah salah satu diskursus terpanjang dan terpenting dalam Digha Nikaya. Bacalah dengan perlahan, bayangkan Anda sedang duduk di pendopo bersama raja yang gelisah, dan ikuti alur penjelasan Buddha yang disusun secara sistematis dan mendalam tentang apa arti sebenarnya dari kehidupan pertapaan yang membuahkan hasil.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Raja Ajātasattu dari Magadha, di malam purnama yang indah, merasa gelisah dan ingin mencari ketenangan batin. Ia bertanya kepada para menterinya tentang petapa atau brahmana yang layak dikunjungi. Setelah mendengar usulan tentang enam guru terkenal, ia akhirnya memutuskan untuk mengunjungi Buddha atas saran Jīvaka. Di hadapan Buddha, ia menceritakan kekecewaannya atas jawaban para guru lain tentang 'buah kehidupan pertapaan yang terlihat langsung', lalu Buddha menjelaskan berbagai tingkatan buah tersebut, mulai dari kebebasan seorang budak hingga pencapaian pengetahuan tertinggi yang mengakhiri kekotoran batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn2:72.1 Misalnya, Baginda, ada seseorang yang menjadi budak, tidak berkuasa atas dirinya sendiri, tunduk pada orang lain, tidak bebas pergi ke mana pun ia suka.

dn2:72.2 Namun kemudian, pada suatu waktu, ia terbebas dari perbudakan itu, berkuasa atas dirinya sendiri, tidak tunduk pada orang lain, merdeka, bebas pergi ke mana pun ia suka.

dn2:72.4 ‘Dahulu aku adalah seorang budak, tidak berkuasa atas diriku sendiri, tunduk pada orang lain, tidak bebas pergi ke mana pun aku suka.

dn2:72.5 Tetapi sekarang aku telah terbebas dari perbudakan itu, berkuasa atas diriku sendiri, tidak tunduk pada orang lain, merdeka, bebas pergi ke mana pun aku suka.’

dn2:72.6 Maka dari itu ia akan memperoleh kegembiraan, mencapai kebahagiaan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.