dn2:26.1 Setelah itu, Bhante, Pakudha Kaccayana berkata kepadaku:
dn2:26.2 ‘Tujuh unsur ini, Raja Agung, tidak dibuat, tidak dihasilkan, tidak diciptakan, tanpa pencipta, mandul, tetap bagaikan puncak gunung, berdiri kokoh bagaikan tiang.
dn2:26.3 Mereka tidak bergerak, tidak berubah, tidak saling mengganggu, dan tidak mampu menyebabkan kesenangan, kesakitan, atau keduanya bagi satu sama lain.
dn2:26.4 Apakah tujuh unsur itu?
dn2:26.5 Unsur tanah, unsur air, unsur api, unsur angin, kesenangan, kesakitan, dan jiwa sebagai yang ketujuh—
dn2:26.6 Ketujuh unsur ini tidak diciptakan, tidak dihasilkan, tidak dibuat, tanpa pencipta, mandul, tetap bagaikan puncak gunung, berdiri kokoh bagaikan tiang.
dn2:26.7 Mereka tidak bergerak, tidak berubah, tidak saling mengganggu, dan tidak mampu menyebabkan kesenangan, kesakitan, atau keduanya bagi satu sama lain.
dn2:26.8 Dan di sini tidak ada yang membunuh atau menyuruh membunuh; tidak ada yang belajar atau mengajari orang lain; tidak ada yang memahami atau membantu orang lain memahami.
dn2:26.9 Jika seseorang memenggal kepala orang lain dengan pedang tajam, ia tidak merenggut nyawa siapa pun;
dn2:26.10 pedang itu hanya melewati celah di antara ketujuh unsur tersebut.'



