‹
DN 29

Pāsādikasutta

Khotbah yang Mengagumkan

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 29
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 29

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini diawali dengan kisah perpecahan sebuah komunitas agama lain, yang menjadi titik tolak bagi Buddha untuk berbicara tentang bagaimana menjaga keutuhan dan kemurnian sebuah ajaran. Mari kita simak bagaimana Beliau merespons peristiwa tersebut dengan ajaran yang mendalam namun praktis.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Setelah kematian Nigaṇṭha Nāṭaputta, para pengikutnya terpecah dan saling bertikai. Cunda dan Ānanda melaporkan hal ini kepada Buddha, yang kemudian menjelaskan perbedaan antara ajaran yang tidak baik dan ajaran yang baik, serta bagaimana sebuah kehidupan suci dapat menjadi lengkap dan bertahan lama. Buddha menekankan pentingnya membacakan ajaran secara bersama-sama tanpa perselisihan, dan menguraikan berbagai pandangan spekulatif tentang masa lalu dan masa depan yang tidak perlu dijawab, serta ajaran-ajaran inti yang telah dinyatakan-Nya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
dn29:32.0

14. Byākataṭṭhāna

14. Hal-Hal yang Dinyatakan

14. The Declared Points

dn29:32.1

Ṭhānaṁ kho panetaṁ, cunda, vijjati, yaṁ aññatitthiyā paribbājakā evaṁ vadeyyuṁ:

Dan mungkin saja, Cunda, para pengembara dari agama lain akan berkata demikian:

It’s possible that wanderers of other religions might say,

dn29:32.2

‘kiṁ panāvuso, samaṇena gotamena byākatan’ti?

'Sahabat, apakah yang telah dinyatakan oleh petapa Gotama?'

‘But what has been declared by the ascetic Gotama?’

dn29:32.3

Evaṁvādino, cunda, aññatitthiyā paribbājakā evamassu vacanīyā:

Wahai Cunda, kepada para pengembara dari aliran lain yang berbicara demikian, hendaknya kalian berkata:

You should say to them,

dn29:32.4

‘idaṁ dukkhanti kho, āvuso, bhagavatā byākataṁ, ayaṁ dukkhasamudayoti kho, āvuso, bhagavatā byākataṁ, ayaṁ dukkhanirodhoti kho, āvuso, bhagavatā byākataṁ, ayaṁ dukkhanirodhagāminī paṭipadāti kho, āvuso, bhagavatā byākatan’ti.

‘Sahabat, yang telah dinyatakan oleh Bhagavā adalah ini: “Ini adalah penderitaan”—“Ini adalah asal-mula penderitaan”—“Ini adalah lenyapnya penderitaan”—“Ini adalah jalan menuju lenyapnya penderitaan.”’

‘What has been declared by the Buddha is this: “This is suffering”—“This is the origin of suffering”—“This is the cessation of suffering”—“This is the practice that leads to the cessation of suffering.”’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.