dn29:23.0 9. Penikmatan Kesenangan
dn29:23.1 Mungkin saja, Cunda, para pengembara dari agama lain akan berkata:
dn29:23.2 ‘Para petapa yang mengikuti putra Sakya hidup dengan menikmati kesenangan.’
dn29:23.3 Kepada mereka yang berkata demikian, Cunda, para pengembara dari agama lain itu harus dijawab:
dn29:23.4 ‘Apakah, teman, yang dimaksud dengan penikmatan kesenangan itu?
dn29:23.5 Sebab penikmatan kesenangan itu banyak, beraneka ragam, dan berbeda-beda jenisnya.’
dn29:23.6 Empat macam penikmatan kesenangan ini, Cunda, adalah rendah, bersifat duniawi, milik kaum awam, tidak mulia, dan tidak bermanfaat. Hal-hal itu tidak menuntun pada kekecewaan, pada kebosanan, pada lenyapnya nafsu, pada ketenangan, pada pengetahuan langsung, pada pencerahan, maupun pada Nibbāna.
dn29:23.7 Apakah empat itu?
dn29:23.8 Di sini, Cunda, seseorang yang bodoh membunuh makhluk-makhluk hidup, lalu dengan pembunuhan itu ia membuat dirinya bahagia dan senang.
dn29:23.9 Inilah jenis pertama dari pengejaran kesenangan.
dn29:23.10 Selanjutnya, Cunda, seseorang di sini dengan mengambil apa yang tidak diberikan berulang kali, membuat dirinya bahagia dan puas.
dn29:23.11 Inilah jenis kedua dari pengejaran kesenangan.
dn29:23.12 Selanjutnya, Cunda, seseorang di sini dengan berbohong berulang kali, membuat dirinya bahagia dan puas.
dn29:23.13 Inilah jenis ketiga dari pengejaran kesenangan.
dn29:23.14 Selanjutnya, Cunda, seseorang bersenang-senang dengan dilengkapi dan dipenuhi oleh lima jenis kenikmatan indria.
dn29:23.15 Ini adalah cara keempat dari pengejaran kesenangan.
dn29:23.16 Keempat cara pengejaran kesenangan ini, Cunda, adalah rendah, kasar, duniawi, tidak mulia, dan tidak bermanfaat. Cara-cara itu tidak mengarah pada kekecewaan, kebosanan, lenyapnya nafsu, ketenangan, pengetahuan langsung, pencerahan, maupun Nibbāna.


