‹
DN 29

Pāsādikasutta

Khotbah yang Mengagumkan

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 29
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 29

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini diawali dengan kisah perpecahan sebuah komunitas agama lain, yang menjadi titik tolak bagi Buddha untuk berbicara tentang bagaimana menjaga keutuhan dan kemurnian sebuah ajaran. Mari kita simak bagaimana Beliau merespons peristiwa tersebut dengan ajaran yang mendalam namun praktis.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Setelah kematian Nigaṇṭha Nāṭaputta, para pengikutnya terpecah dan saling bertikai. Cunda dan Ānanda melaporkan hal ini kepada Buddha, yang kemudian menjelaskan perbedaan antara ajaran yang tidak baik dan ajaran yang baik, serta bagaimana sebuah kehidupan suci dapat menjadi lengkap dan bertahan lama. Buddha menekankan pentingnya membacakan ajaran secara bersama-sama tanpa perselisihan, dan menguraikan berbagai pandangan spekulatif tentang masa lalu dan masa depan yang tidak perlu dijawab, serta ajaran-ajaran inti yang telah dinyatakan-Nya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn29:23.1 It’s possible that wanderers of other religions might say,

dn29:23.2 ‘The ascetics who follow the Sakyan live indulging in pleasure.’

dn29:23.4 ‘What is that indulgence in pleasure?

dn29:23.5 For there are many different kinds of indulgence in pleasure.’

dn29:23.6 These four kinds of indulgence in pleasure, Cunda, are low, crude, ordinary, ignoble, and pointless. They don’t lead to disillusionment, dispassion, cessation, peace, insight, awakening, and extinguishment.

dn29:23.8 It’s when some fool makes themselves happy and pleased by killing living creatures.

dn29:23.9 This is the first kind of indulgence in pleasure.

dn29:23.10 Furthermore, someone makes themselves happy and pleased by theft.

dn29:23.11 This is the second kind of indulgence in pleasure.

dn29:23.12 Furthermore, someone makes themselves happy and pleased by lying.

dn29:23.13 This is the third kind of indulgence in pleasure.

dn29:23.14 Furthermore, someone amuses themselves, supplied and provided with the five kinds of sensual stimulation.

dn29:23.15 This is the fourth kind of indulgence in pleasure.

dn29:23.16 These are the four kinds of indulgence in pleasure that are low, crude, ordinary, ignoble, and pointless. They don’t lead to disillusionment, dispassion, cessation, peace, insight, awakening, and extinguishment.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.