Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 29
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini diawali dengan kisah perpecahan sebuah komunitas agama lain, yang menjadi titik tolak bagi Buddha untuk berbicara tentang bagaimana menjaga keutuhan dan kemurnian sebuah ajaran. Mari kita simak bagaimana Beliau merespons peristiwa tersebut dengan ajaran yang mendalam namun praktis.
Setelah kematian Nigaṇṭha Nāṭaputta, para pengikutnya terpecah dan saling bertikai. Cunda dan Ānanda melaporkan hal ini kepada Buddha, yang kemudian menjelaskan perbedaan antara ajaran yang tidak baik dan ajaran yang baik, serta bagaimana sebuah kehidupan suci dapat menjadi lengkap dan bertahan lama. Buddha menekankan pentingnya membacakan ajaran secara bersama-sama tanpa perselisihan, dan menguraikan berbagai pandangan spekulatif tentang masa lalu dan masa depan yang tidak perlu dijawab, serta ajaran-ajaran inti yang telah dinyatakan-Nya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
dn29:17.0 6. Teachings Should be Recited in Concert
dn29:17.1 So, Cunda, you should all come together and recite in concert, without disputing, those things I have taught you from my direct knowledge, comparing meaning with meaning and phrasing with phrasing, so that this spiritual path may last for a long time. That would be for the welfare and happiness of the people, out of sympathy for the world, for the benefit, welfare, and happiness of gods and humans.
dn29:17.2 And what are those things I have taught from my direct knowledge?
dn29:17.3 They are the four kinds of mindfulness meditation, the four right efforts, the four bases of psychic power, the five faculties, the five powers, the seven awakening factors, and the noble eightfold path.
dn29:17.4 These are the things I have taught from my own direct knowledge.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.