‹
DN 26

Cakkavattisutta

Khotbah tentang Raja Pemutar Roda

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 26
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 26

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah sebuah cerita yang epik dan visioner. Bersiaplah untuk menyelami kisah tentang raja-raja legendaris, siklus naik-turunnya peradaban, dan ramalan tentang masa depan, sambil merenungkan bagaimana semua itu terhubung dengan ajakan sederhana di awal khotbah: jadikan dirimu dan Dhamma sebagai pelitamu.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha membuka khotbah dengan ajakan untuk berdiam dengan diri sendiri dan Dhamma sebagai pelita serta perlindungan. Beliau kemudian menceritakan kisah Raja Daḷhanemi, seorang raja pemutar roda, dan bagaimana putranya yang baru dinobatkan gagal menjalankan tugas mulia seorang raja pemutar roda dengan sempurna, sehingga memicu kemerosotan moral yang beruntun, memperpendek umur manusia, dan membawa dunia menuju masa kekacauan. Setelah masa kemunduran terendah, manusia mulai kembali melakukan kebajikan, yang memulihkan umur dan keindahan mereka, hingga akhirnya muncul Raja Saṅkha dan Buddha Metteyya di masa depan. Sutta ditutup dengan penegasan kembali tentang pentingnya berdiam dengan diri sendiri sebagai pelita dan penjelasan tentang pertumbuhan kualitas bagi para bhikkhu.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn26:23.1 Manusia yang berumur dua puluh ribu tahun akan memiliki anak yang berumur empat puluh ribu tahun …

dn26:23.2 Manusia yang berumur empat puluh ribu tahun akan memiliki anak yang berumur delapan puluh ribu tahun …

dn26:23.3 Di antara manusia yang berumur delapan puluh ribu tahun itu, para gadis akan layak menikah pada usia lima ratus tahun.

dn26:23.5 Di antara manusia yang berumur delapan puluh ribu tahun itu, para bhikkhu, hanya akan ada tiga penyakit: keinginan, kelaparan, dan usia tua.

dn26:23.6 Di antara manusia yang berumur delapan puluh ribu tahun itu, para bhikkhu, Jambudīpa ini akan makmur dan sejahtera, dengan desa, kota, dan ibu kota yang berjarak hanya selemparan ayam jantan.

dn26:23.7 Di antara manusia yang berumur delapan puluh ribu tahun itu, para bhikkhu, Jambudīpa ini akan dipenuhi manusia, bagaikan hutan bambu atau hutan alang-alang yang padat.

dn26:23.8 Di antara manusia yang berumur delapan puluh ribu tahun itu, para bhikkhu, Bārāṇasī ini akan menjadi ibu kota bernama Ketumatī, yang makmur, sejahtera, padat penduduk, penuh dengan manusia, dan memiliki banyak makanan.

dn26:23.9 Di antara manusia yang berumur delapan puluh ribu tahun itu, para bhikkhu, di Jambudīpa ini akan ada delapan puluh empat ribu kota, dengan ibu kota Ketumatī sebagai yang terdepan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.