‹
DN 23

Pāyāsisutta

Khotbah kepada Pāyāsi

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 23
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 23

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah sebuah dialog panjang yang penuh dengan perumpamaan. Mari kita simak bagaimana seorang petapa muda dengan sabar membongkar keyakinan seorang kepala suku yang keras kepala, dan apa yang terjadi setelahnya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Kepala suku Pāyāsi, yang meyakini tidak ada kehidupan setelah kematian, berdebat dengan Yang Mulia Kumārakassapa. Melalui serangkaian perumpamaan, Kumārakassapa membantah pandangan nihilistik Pāyāsi dan menjelaskan bahwa alam lain dapat diketahui melalui pengembangan batin. Pāyāsi akhirnya berlindung dan berniat melakukan pengorbanan besar, namun karena memberi dengan tidak sungguh-sungguh, ia terlahir kembali di alam dewa yang lebih rendah, sementara asistennya Uttara yang memberi dengan tulus terlahir di alam yang lebih tinggi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn23:34.1 Atha kho āyasmā gavampati manussalokaṁ āgantvā evamārocesi:

dn23:34.2 “sakkaccaṁ dānaṁ detha, sahatthā dānaṁ detha, cittīkataṁ dānaṁ detha, anapaviddhaṁ dānaṁ detha.

dn23:34.3 Pāyāsi rājañño asakkaccaṁ dānaṁ datvā asahatthā dānaṁ datvā acittīkataṁ dānaṁ datvā apaviddhaṁ dānaṁ datvā kāyassa bhedā paraṁ maraṇā cātumahārājikānaṁ devānaṁ sahabyataṁ upapanno suññaṁ serīsakaṁ vimānaṁ.

dn23:34.4 Yo pana tassa dāne vāvaṭo ahosi uttaro nāma māṇavo, so sakkaccaṁ dānaṁ datvā sahatthā dānaṁ datvā cittīkataṁ dānaṁ datvā anapaviddhaṁ dānaṁ datvā kāyassa bhedā paraṁ maraṇā sugatiṁ saggaṁ lokaṁ upapanno devānaṁ tāvatiṁsānaṁ sahabyatan”ti.

dn23:34.5 Pāyāsisuttaṁ niṭṭhitaṁ dasamaṁ.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.