dn23:12.1 “Meskipun Yang Mulia Kassapa berkata demikian, namun demikianlah yang kupikirkan:
dn23:12.2 ‘demikianlah tidak ada dunia lain, tidak ada makhluk yang lahir spontan, tidak ada buah dan akibat dari perbuatan baik dan buruk’.”
dn23:12.3 “Adakah, tuan putra, suatu cara …”
dn23:12.4 “Ada, Yang Mulia Kassapa, suatu cara …”
dn23:12.5 “Bagaimana tepatnya, tuan putra?”
dn23:12.6 “Di sini, Tuan Kassapa, aku melihat para petapa dan brahmana yang bermoral, berkarakter baik, yang ingin hidup dan tidak ingin mati, yang menginginkan kebahagiaan dan menolak penderitaan.
dn23:12.7 Maka aku berpikir,
dn23:12.8 Seandainya para petapa dan brahmana yang bermoral dan berkarakter baik ini mengetahui:
dn23:12.9 ‘Setelah kami meninggal, keadaan kami akan menjadi lebih baik,’
dn23:12.10 maka sekarang mereka akan meminum racun, mengakhiri hidup mereka dengan pisau, menggantung diri, atau menjatuhkan diri dari tebing.
dn23:12.11 Akan tetapi, karena mereka tidak mengetahui:
dn23:12.12 ‘Setelah kami meninggal, keadaan kami akan menjadi lebih baik,’ maka para petapa dan brahmana yang bermoral dan berkarakter baik ini, yang ingin hidup dan tidak ingin mati, yang menginginkan kebahagiaan dan menolak penderitaan, tidak mengakhiri hidup mereka sendiri.
dn23:12.13 Inilah, Tuan Kassapa, cara yang dengannya aku sampai pada keyakinan ini:
dn23:12.14 ‘Tidak ada alam lain, tidak ada makhluk yang lahir secara spontan, tidak ada buah dan akibat dari perbuatan baik maupun buruk.’”

