dn22:14.0 4.2. Perenungan Fenomena: Kelompok-Kelompok Unsur Kehidupan
dn22:14.1 Selanjutnya, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan fenomena dalam fenomena pada kelima kelompok unsur kehidupan yang dilekati.
dn22:14.2 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan fenomena dalam fenomena pada kelima kelompok unsur kehidupan yang dilekati?
dn22:14.3 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu merenungkan:
dn22:14.4 ‘Demikianlah bentuk, demikianlah asal mula bentuk, demikianlah lenyapnya bentuk;
dn22:14.5 demikianlah perasaan, demikianlah asal mula perasaan, demikianlah lenyapnya perasaan;
dn22:14.6 demikianlah persepsi, demikianlah asal mula persepsi, demikianlah lenyapnya persepsi;
dn22:14.7 demikianlah bentukan-bentukan pikiran, demikianlah asal mula bentukan-bentukan pikiran, demikianlah lenyapnya bentukan-bentukan pikiran.
dn22:14.8 Demikianlah kesadaran, demikianlah asal mula kesadaran, demikianlah lenyapnya kesadaran.’
dn22:14.9 Demikianlah ia berdiam dengan merenungkan prinsip-prinsip pada fenomena batin, atau merenungkan prinsip-prinsip pada fenomena lahir, atau merenungkan prinsip-prinsip pada fenomena batin dan lahir.
dn22:14.10 Ia berdiam dengan merenungkan sifat timbulnya dalam fenomena-fenomena, atau berdiam dengan merenungkan sifat lenyapnya dalam fenomena-fenomena, atau berdiam dengan merenungkan sifat timbul dan lenyapnya dalam fenomena-fenomena.
dn22:14.11 Atau, kesadaran yang tegak padanya adalah, ‘Ada fenomena-fenomena,’ hanya sejauh untuk pengetahuan dan perhatian penuh. Dan ia berdiam tanpa bergantung, tidak melekat pada apa pun di dunia.
dn22:14.12 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan fenomena-fenomena dalam fenomena-fenomena, yaitu pada lima kelompok kehidupan yang menjadi objek kemelekatan.
dn22:14.13 Selesai bagian tentang kelompok-kelompok (khanda).

