dn19:56.0 6.6. Memberitahukan kepada Para Brahmana dan Para Kepala Rumah Tangga
dn19:56.1 Kemudian, Tuan, Brahmana Mahāgovinda mendatangi tujuh brahmana kaya dan tujuh ratus siswa yang telah dimandikan; setelah mendatangi mereka, ia berkata kepada tujuh brahmana kaya dan tujuh ratus siswa yang telah dimandikan itu:
dn19:56.2 "Tuan-tuan sekalian, sekarang carilah guru lain yang akan mengajarkan mantra-mantra kepada kalian.
dn19:56.3 Aku, Tuan-tuan, ingin meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah (membabaskan diri)."
dn19:56.4 Sebagaimana yang kudengar tentang apa yang disampaikan Sang Brahmā mengenai kebusukan, tidaklah mudah untuk mengatasinya selagi hidup berumah tangga.
dn19:56.5 Maka, aku akan meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.”
dn19:56.6 “Janganlah Yang Mulia Govinda meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah!
dn19:56.7 Kehidupan tanpa rumah, Tuan, hanya memiliki sedikit pengaruh dan sedikit keuntungan;
dn19:56.8 sedangkan kehidupan seorang brahmana memiliki pengaruh besar dan keuntungan besar.”
dn19:56.9 “Saudara-saudara yang baik, janganlah berkata demikian: ‘Kehidupan pertapaan adalah kurang berpengaruh dan kurang memperoleh keuntungan, sedangkan kehidupan brahmana adalah sangat berpengaruh dan sangat memperoleh keuntungan.’
dn19:56.10 Siapakah, tuan-tuan, selain diriku ini yang lebih berpengaruh atau lebih memperoleh keuntungan?
dn19:56.11 Sebab, Tuan, saat ini aku bagaikan raja di antara para raja, bagaikan Brahmā di antara para brahmana, bagaikan dewa di antara para perumah tangga.
dn19:56.12 Dengan meninggalkan semuanya itu, aku akan pergi meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.
dn19:56.13 Sebab sebagaimana telah kudengar, ketika Brahmā membabarkan tentang kebusukan, tidaklah mudah untuk melenyapkannya sambil tetap hidup dalam rumah tangga.
dn19:56.14 Maka aku akan pergi, Tuan, meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.”
dn19:56.15 “Jika Tuan Govinda pergi meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah, kami pun akan pergi meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah. Maka ke mana pun Tuan pergi, ke sanalah kami akan mengikuti.”


