dn19:47.0 6.4. Memberitahu Raja Reṇu
dn19:47.1 Kemudian, Tuan, brahmana Mahāgovinda mendatangi Raja Reṇu; setelah mendatanginya, ia berkata kepada Raja Reṇu:
dn19:47.2 “Sekarang, sudilah Yang Mulia mencari pendeta istana lain yang akan memerintah kerajaan bagi Tuanku.
dn19:47.3 Aku ingin, Tuan, meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.
dn19:47.4 Sebab sebagaimana telah kudengar tentang apa yang disabdakan Brahmā mengenai kebusukan, tidaklah mudah untuk melenyapkannya sambil hidup di rumah.
dn19:47.5 Aku akan meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah, Tuan.”
dn19:47.6 “Aku menyampaikan kepada raja,
dn19:47.7 kepada Reṇu, penguasa bumi ini:
dn19:47.8 Engkau harus memahami pemerintahan,
dn19:47.9 sebab aku tidak lagi bergembira dalam jabatan pendeta istana.”
dn19:47.10 “Jika engkau kekurangan kenikmatan indria,
dn19:47.11 Aku akan memenuhi semuanya untukmu;
dn19:47.12 Aku akan melindungimu dari segala bahaya,
dn19:47.13 karena aku panglima angkatan perang negeri;
dn19:47.14 Engkau adalah ayahku, aku putramu!
dn19:47.15 Wahai Govinda, janganlah tinggalkan kami.”
dn19:47.16 “Aku tidak kekurangan kenikmatan indria,
dn19:47.17 dan tidak ada yang menyakitiku;
dn19:47.18 aku telah mendengar suara makhluk bukan manusia,
dn19:47.19 maka aku tidak lagi bergembira dalam kehidupan rumah tangga.”
dn19:47.20 “Seperti apakah makhluk bukan manusia itu,
dn19:47.21 Apa yang ia katakan kepadamu,
dn19:47.22 yang setelah mendengarnya engkau meninggalkan
dn19:47.23 rumah kami dan seluruh orang-orang kami?”
dn19:47.24 “Sebelum memasuki masa pertapaan ini,
dn19:47.25 aku hanya ingin mempersembahkan korban.
dn19:47.26 Api suci telah konyalakan,
dn19:47.27 dengan rumput kusa yang ditaburkan di sekelilingnya.
dn19:47.28 Tetapi kemudian Dewa Muda Abadi
dn19:47.29 menampakkan diri kepadaku dari alam brahma.
dn19:47.30 Ia menjawab pertanyaanku,
dn19:47.31 setelah mendengarnya aku tidak lagi menyukai kehidupan duniawi.”
dn19:47.32 “Aku percaya, Tuan Rumah Tangga,
dn19:47.33 akan apa yang engkau katakan, Govinda.
dn19:47.34 Setelah mendengar suara makhluk bukan manusia,
dn19:47.35 apa lagi yang dapat engkau lakukan selain itu?
dn19:47.36 Kami akan mengikuti teladanmu,
dn19:47.37 Tuan, jadilah Guru kami, Govinda!
dn19:47.38 Bagaikan permata batu mulia—
dn19:47.39 tanpa cacat, murni, dan indah—
dn19:47.40 demikianlah murninya kami akan hidup,
dn19:47.41 dalam dispensasi Sang Penasihat.
dn19:47.42 Jika Yang Mulia Govinda akan meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah, kami pun akan melakukan hal yang sama. Nasib Anda akan menjadi nasib kami.”
dn19:47.43 Maka apa pun tujuan Anda, itu akan menjadi tujuan kami juga.”


