Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 17
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini diawali dengan suasana haru menjelang wafatnya Buddha. Bersiaplah untuk dibawa dalam sebuah perjalanan imajinatif ke masa lampau yang penuh kemegahan, untuk kemudian diingatkan kembali tentang betapa rapuhnya semua keindahan duniawi.
Menjelang parinibbāna-Nya di Kusinārā, Buddha menceritakan kepada Ānanda tentang kehidupan lampau-Nya sebagai Raja Mahāsudassana, seorang raja pemutar roda yang agung. Kisah ini menggambarkan kemegahan kota Kusāvatī, tujuh permata dan empat keberuntungan yang dimiliki raja, serta istana dan kolamnya yang luar biasa. Di akhir hayatnya, sang raja melepaskan kemelekatan pada semua kekayaannya dan terlahir kembali di alam brahma, menunjukkan ketidakkekalan segala sesuatu yang terkondisi.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.