dn13:19.0 2.1. Perumpamaan Gadis Tercantik di Negeri
dn13:19.1 Misalnya, Vāseṭṭha, ada seorang laki-laki berkata demikian:
dn13:19.2 ‘Wanita mana pun yang tercantik di negeri ini, dialah yang kuinginkan, dialah yang kudambakan!’
dn13:19.3 Lalu orang-orang berkata kepadanya:
dn13:19.4 ‘Sahabat, wanita tercantik di negeri ini yang engkau inginkan dan dambakan—apakah engkau tahu apakah dia
dn13:19.5 seorang khattiya, brahmana, wessa, atau sudra?’
dn13:19.6 Ditanya demikian, ia akan menjawab, ‘Tidak.’
dn13:19.7 Mereka akan berkata kepadanya,
dn13:19.8 ‘Sahabat, wanita tercantik di negeri itu yang engkau inginkan dan dambakan—apakah engkau mengetahui wanita tercantik di negeri itu—demikian namanya, demikian pula marga keluarganya, apakah ia tinggi, pendek, atau sedang, berkulit gelap, sawo matang, atau kekuningan, atau berasal dari desa, kota dagang, atau kota besar yang demikian?’
dn13:19.9 Ditanya demikian, ia akan menjawab, ‘Tidak.’
dn13:19.10 Mereka akan berkata kepadanya,
dn13:19.11 ‘Hai manusia, apakah engkau menginginkan seseorang yang tidak pernah engkau kenal atau lihat?’
dn13:19.12 Jika ditanya demikian, ia akan menjawab, ‘Ya.’
dn13:19.13 Bagaimana menurutmu, Vāseṭṭha,
dn13:19.14 bukankah jika demikian, perkataan orang itu terbukti tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan?”
dn13:19.15 “Sungguh, Yang Mulia Gotama, jika demikian, perkataan orang itu terbukti tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.”

