Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 13
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan tentang klaim kebenaran yang tidak berdasar dan pentingnya pengalaman langsung. Mari kita simak bagaimana Buddha menuntun dua brahmana muda ini dari sekadar keyakinan turun-temurun menuju pemahaman yang lebih dalam tentang jalan spiritual.
Dua brahmana muda, Vāseṭṭha dan Bhāradvāja, berselisih tentang jalan mana yang benar menuju kebersamaan dengan Brahmā. Mereka mendatangi Buddha untuk menyelesaikan perselisihan itu. Buddha menunjukkan bahwa klaim para brahmana ahli Veda tidak berdasar karena mereka mengajarkan jalan menuju sesuatu yang tidak mereka kenal atau lihat, lalu mengajarkan jalan sejati menuju alam Brahmā melalui pengembangan cinta kasih, belas kasih, kegembiraan, dan keseimbangan batin.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
dn13:81.1 “So it seems that that mendicant is not encumbered with possessions, and neither is the Divinity.
dn13:81.2 Would a mendicant who is not encumbered with possessions join together and converge with the Divinity, who isn’t encumbered with possessions?”
dn13:81.4 “Good, Vāseṭṭha! It’s quite possible that a mendicant who is not encumbered with possessions will, when the body breaks up, after death, be reborn in the company of Divinity, who isn’t encumbered with possessions.
dn13:81.5 And it seems that that mendicant has no enmity,
dn13:81.8 and does wield power, while the Divinity is the same in all these things. Would a mendicant who is the same as the Divinity in all things join together and converge with him?”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
DN 13 · Khotbah tentang Para Ahli Tiga Veda | Tiga Keranjang