‹
DN 12

Lohiccasutta

Khotbah kepada Lohicca

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 12
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 12

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan bagaimana Buddha dengan bijak meluruskan pandangan keliru seorang brahmana terpelajar. Mari kita simak dialog yang penuh perumpamaan ini dan renungkan maknanya bagi praktik kita sendiri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Brahmana Lohicca memiliki pandangan salah bahwa seorang petapa atau brahmana yang mencapai kualitas baik tidak perlu mengajarkannya kepada orang lain. Buddha menggunakan perumpamaan tentang raja dan pendapatan kerajaan untuk menunjukkan bahwa pandangan ini justru merugikan banyak orang. Beliau lalu memaparkan tiga jenis guru yang layak ditegur dan satu guru yang tidak layak ditegur, yaitu Tathāgata yang mengajarkan Dhamma hingga siswanya mencapai pencerahan. Lohicca akhirnya menyadari kesalahannya dan berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
dn12:20-55.1

“Idha, lohicca, tathāgato loke uppajjati arahaṁ, sammāsambuddho …pe…

“Di sini, Lohicca, seorang Tathāgata muncul di dunia, yang sempurna, yang tercerahkan sepenuhnya …

“It’s when a Realized One arises in the world, perfected, a fully awakened Buddha …

dn12:20-55.2

Evaṁ kho, lohicca, bhikkhu sīlasampanno hoti …pe…

Demikianlah, Lohicca, seorang bhikkhu sempurna dalam moralitas …

That’s how a mendicant is accomplished in ethics. …

dn12:20-55.3

paṭhamaṁ jhānaṁ upasampajja viharati …

… ia masuk dan berdiam dalam jhāna pertama …

They enter and remain in the first absorption …

dn12:20-55.4

yasmiṁ kho, lohicca, satthari sāvako evarūpaṁ uḷāraṁ visesaṁ adhigacchati, ayampi kho, lohicca, satthā, yo loke nacodanāraho.

Lohicca, seorang guru yang di bawah bimbingannya seorang siswa mencapai pencapaian luhur yang demikian, maka guru itu, Lohicca, adalah seorang yang tidak patut dicela di dunia.

A teacher under whom a disciple achieves such a high distinction is one who does not deserve to be reprimanded.

dn12:20-55.5

Yo ca panevarūpaṁ satthāraṁ codeti, sā codanā abhūtā atacchā adhammikā sāvajjā.

Dan siapa pun yang mencela guru yang demikian, celaan itu adalah tidak benar, tidak sesuai kenyataan, tidak sesuai Dhamma, dan tercela.

When someone reprimands such a teacher, the reprimand is false, baseless, illegitimate, and blameworthy.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.