an9.92:1.1 “Pañcime, bhikkhave, cetasovinibandhā.
an9.92:1.2 Katame pañca?
an9.92:1.3 Idha, bhikkhave, bhikkhu kāmesu avītarāgo hoti …pe…
an9.92:1.4 ime kho, bhikkhave, pañca cetasovinibandhā.
Belenggu Batin
Sutta ini menyajikan ajaran yang ringkas dan terstruktur tentang penghalang batin dan penawarnya. Perhatikan bagaimana Sang Buddha merangkum keseluruhan jalan praktik ke dalam empat landasan kekuatan batin yang harus dikembangkan untuk mengatasi belenggu-belenggu tersebut.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan tentang lima belenggu batin (cetasovinibandha) yang mengikat pikiran para bhikkhu. Beliau kemudian menjelaskan bahwa untuk melepaskan kelima belenggu tersebut, seseorang perlu mengembangkan empat landasan kekuatan batin (iddhipāda), yaitu konsentrasi yang didasari oleh keinginan, energi, pikiran, dan penyelidikan, masing-masing disertai dengan usaha yang aktif.
an9.92:1.1 “Pañcime, bhikkhave, cetasovinibandhā.
an9.92:1.2 Katame pañca?
an9.92:1.3 Idha, bhikkhave, bhikkhu kāmesu avītarāgo hoti …pe…
an9.92:1.4 ime kho, bhikkhave, pañca cetasovinibandhā.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.