an9.83:1.1 “Pañcimāni, bhikkhave, sikkhādubbalyāni.
an9.83:1.2 Katamāni pañca?
an9.83:1.3 Pāṇātipāto …pe… surāmerayamajjapamādaṭṭhānaṁ—
an9.83:1.4 imāni kho, bhikkhave, pañca sikkhādubbalyāni.
Sutta tentang Kelemahan dalam Latihan dan Landasan Kekuatan Batin
Sutta ini mengajarkan hubungan antara moralitas dan pengembangan batin. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha mengaitkan lima kelemahan dalam latihan dengan empat landasan kekuatan batin sebagai jalan untuk mengatasinya.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membahas lima kelemahan dalam latihan (sikkhādubbalyāni) yang harus diatasi oleh para bhikkhu, yaitu membunuh, mencuri, melakukan perbuatan seksual yang salah, berbohong, dan menggunakan minuman memabukkan. Beliau kemudian mengajarkan bahwa untuk meninggalkan kelima kelemahan ini, empat landasan kekuatan batin (iddhipāda) perlu dikembangkan, yaitu konsentrasi yang didasari oleh keinginan, energi, pikiran, dan penyelidikan, masing-masing disertai usaha aktif.
an9.83:1.1 “Pañcimāni, bhikkhave, sikkhādubbalyāni.
an9.83:1.2 Katamāni pañca?
an9.83:1.3 Pāṇātipāto …pe… surāmerayamajjapamādaṭṭhānaṁ—
an9.83:1.4 imāni kho, bhikkhave, pañca sikkhādubbalyāni.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.