Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 9.7
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, kita menyaksikan sebuah dialog singkat namun mendalam. Seorang pengembara ingin memastikan pemahamannya tentang ajaran, dan Buddha tidak hanya membenarkannya tetapi juga melengkapinya, menunjukkan bahwa pemahaman yang benar selalu terbuka untuk diperdalam.
Pengembara Sutavā mendatangi Buddha di Rājagaha dan menanyakan apakah ia telah mengingat dengan benar sebuah ajaran tentang lima hal yang tidak mungkin dilakukan oleh seorang arahat. Buddha membenarkan ingatannya, namun kemudian memperluas ajarannya dengan menyatakan bahwa seorang arahat tidak mungkin melanggar sembilan hal, menambahkan empat bentuk pengambilan keputusan yang berat sebelah ke dalam daftar tersebut.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an9.7:2.1 “Sir, this one time the Buddha was staying right here in Rājagaha, the Mountainfold.
an9.7:2.2 There I heard and learned this in the presence of the Buddha:
an9.7:2.3 ‘A mendicant who is perfected—with defilements ended, who has completed the spiritual journey, done what had to be done, laid down the burden, achieved their heart’s goal, utterly ended the fetter of continued existence, and is rightly freed through enlightenment—can’t transgress in five respects.
an9.7:2.4 A mendicant with defilements ended can’t deliberately take the life of a living creature, take something with the intention to steal, have sex, tell a deliberate lie, or store up goods for their own enjoyment like they used to as a lay person.’
an9.7:2.5 I trust I properly heard, learned, applied the mind, and remembered that from the Buddha?”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.