“Pañcimāni, bhikkhave, sikkhādubbalyāni.
“Para bhikkhu, ada lima kelemahan dalam latihan.
“Mendicants, there are these five weaknesses when you’re training.
Sutta tentang Kelemahan dalam Latihan dan Usaha
Sutta ini menawarkan kerangka praktis yang sederhana namun mendalam untuk melatih pikiran. Saat membacanya, perhatikan bagaimana empat usaha benar itu saling melengkapi dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan tentang lima kelemahan dalam latihan—yaitu membunuh, mencuri, melakukan perbuatan seksual yang salah, berbohong, dan menggunakan minuman memabukkan—serta cara mengatasinya dengan mengembangkan empat usaha benar (sammappadhāna). Beliau menjelaskan secara ringkas bagaimana seorang bhikkhu bertekad untuk mencegah munculnya kualitas buruk, meninggalkan yang telah muncul, memunculkan kualitas baik, dan mengembangkan kualitas baik yang telah ada hingga sempurna.
“Pañcimāni, bhikkhave, sikkhādubbalyāni.
“Para bhikkhu, ada lima kelemahan dalam latihan.
“Mendicants, there are these five weaknesses when you’re training.
Katamāni pañca?
Apakah lima itu?
What five?
Pāṇātipāto …pe… surāmerayamajjapamādaṭṭhānaṁ—
Membunuh makhluk hidup, mengambil yang tidak diberikan, melakukan perbuatan seksual yang salah, berbohong, dan menggunakan minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi dasar kelengahan.
Killing living creatures, stealing, sexual misconduct, lying, and intoxicants of beer, wine, and liquor.
imāni kho, bhikkhave, pañca sikkhādubbalyāni.
Ini, para bhikkhu, adalah lima kelemahan dalam latihan.
These are the five weaknesses when you’re training.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.