an9.72:4.0 Tassuddānaṁ
an9.72:4.1 Sikkhā nīvaraṇākāmā,
an9.72:4.2 Khandhā ca orambhāgiyā gati;
an9.72:4.3 Maccheraṁ uddhambhāgiyā aṭṭhamaṁ,
an9.72:4.4 Cetokhilā vinibandhāti.
Belenggu Batin
Sutta ini mengajak kita merenungkan hambatan-hambatan batin yang sering tidak disadari, lalu menunjukkan jalan praktis untuk mengatasinya melalui perhatian penuh.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan tentang lima belenggu batin yang menghalangi pikiran untuk condong pada semangat dan usaha spiritual. Belenggu-belenggu itu adalah nafsu terhadap kenikmatan indria, nafsu terhadap tubuh, nafsu terhadap bentuk, makan berlebihan, dan aspirasi untuk terlahir di alam dewa. Untuk melepaskan kelima belenggu ini, Beliau mengajarkan pengembangan empat penegakan perhatian (satipaṭṭhāna).
an9.72:4.0 Tassuddānaṁ
an9.72:4.1 Sikkhā nīvaraṇākāmā,
an9.72:4.2 Khandhā ca orambhāgiyā gati;
an9.72:4.3 Maccheraṁ uddhambhāgiyā aṭṭhamaṁ,
an9.72:4.4 Cetokhilā vinibandhāti.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.