‹
AN 9.70

Uddhambhāgiyasutta

Uddhambhāgiyasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.70

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini sangat ringkas namun padat. Mari kita renungkan bagaimana kelima belenggu halus ini masih mengikat kita, dan bagaimana praktik perhatian penuh dapat menjadi jalan untuk melepaskannya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan tentang lima belenggu yang lebih tinggi (uddhambhāgiyāni saṁyojanāni) yang mengikat makhluk pada alam-alam tinggi, yaitu nafsu terhadap alam berwarna, nafsu terhadap alam tanpa warna, kesombongan, kegelisahan, dan ketidaktahuan. Beliau menegaskan bahwa untuk melepaskan kelima belenggu ini, seseorang harus mengembangkan empat penegakan perhatian (satipaṭṭhāna).

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an9.70:1.1

“Pañcimāni, bhikkhave, uddhambhāgiyāni saṁyojanāni.

“Para bhikkhu, ada lima belenggu yang lebih tinggi.

“Mendicants, there are five higher fetters.

an9.70:1.2

Katamāni pañca?

Apakah lima itu?

What five?

an9.70:1.3

Rūparāgo, arūparāgo, māno, uddhaccaṁ, avijjā—

Nafsu terhadap alam berwarna, nafsu terhadap alam tanpa warna, kesombongan, kegelisahan, dan ketidaktahuan—

Desire for rebirth in the realm of luminous form, desire for rebirth in the formless realm, conceit, restlessness, and ignorance.

an9.70:1.4

imāni kho, bhikkhave, pañcuddhambhāgiyāni saṁyojanāni.

Inilah, para bhikkhu, lima belenggu yang lebih tinggi.

These are the five higher fetters.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.