an9.67:2.1 Untuk melepaskan kelima belenggu yang lebih rendah ini, para bhikkhu, empat penegakan perhatian harus dikembangkan. …”
an9.67:2.2 Kelima.
Orambhāgiyasutta
Sutta ini sangat ringkas namun padat makna. Mari kita renungkan bagaimana kelima belenggu ini muncul dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana praktik perhatian dapat menjadi kunci untuk melepaskannya.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang lima belenggu yang lebih rendah (orambhāgiyāni saṁyojanāni) yang mengikat makhluk pada alam indrawi, yaitu pandangan tentang diri, keragu-raguan, kemelekatan pada sila dan upacara, keinginan indrawi, dan niat jahat. Beliau menegaskan bahwa untuk melepaskan kelima belenggu ini, seseorang harus mengembangkan empat penegakan perhatian (satipaṭṭhāna).
an9.67:2.1 Untuk melepaskan kelima belenggu yang lebih rendah ini, para bhikkhu, empat penegakan perhatian harus dikembangkan. …”
an9.67:2.2 Kelima.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.