Tassuddānaṁ
Uddāna (ringkasan) bab ini:
Sutta tentang Yang Mustahil
Sutta ini sangat ringkas namun padat. Saat membacanya, perhatikan daftar sembilan hal yang disebutkan—ini adalah daftar rintangan batin yang sering muncul dalam ajaran Buddha. Cobalah merenungkan bagaimana masing-masing hal itu hadir dalam kehidupan sehari-hari, dan bagaimana melepaskannya membuka jalan menuju kebebasan.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu bahwa tanpa meninggalkan sembilan hal—nafsu, kebencian, delusi, kemarahan, dendam, sikap merendahkan, sikap menghina, iri hati, dan kekikiran—seseorang tidak mungkin merealisasikan kesempurnaan (ke-Arahat-an). Sebaliknya, dengan meninggalkan kesembilan hal tersebut, realisasi kesempurnaan menjadi mungkin. Sutta ini menegaskan pentingnya melepaskan rintangan-rintangan batin sebagai syarat mutlak untuk mencapai tujuan tertinggi.
Tassuddānaṁ
Uddāna (ringkasan) bab ini:
Khemo ca amatañceva,
Keamanan dan juga tanpa-kematian,
Abhayaṁ passaddhiyena ca;
Tanpa-ketakutan dengan ketenangan;
Nirodho anupubbo ca,
Penghentian dan juga bertahap,
Dhammaṁ pahāya bhabbena cāti.
Dhamma, dan dengan kemampuan setelah meninggalkan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.