‹
AN 9.4

Nandakasutta

Nandakasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.4

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini diawali dengan adegan sederhana: Buddha menunggu di luar pintu sementara Nandaka berkhotbah. Dari situ muncul ajaran tentang kelengkapan seorang bhikkhu dan manfaat diskusi Dhamma. Perhatikan bagaimana struktur sutta ini menunjukkan bahwa ajaran dapat datang dari berbagai situasi, dan bagaimana Nandaka kemudian memperluas ajaran Buddha untuk para bhikkhu.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha mendengar khotbah Dhamma panjang yang disampaikan Yang Mulia Nandaka kepada para bhikkhu. Setelah khotbah selesai, Beliau masuk dan memuji Nandaka, kemudian menguraikan empat kualitas yang membuat seorang bhikkhu lengkap: keyakinan, moralitas, ketenangan batin internal, dan kebijaksanaan lebih tinggi. Setelah Buddha pergi, Nandaka menjelaskan kembali ajaran itu dan menambahkan lima manfaat mendengarkan serta membahas Dhamma pada waktu yang tepat.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an9.4:4.1 Then the Buddha, knowing that Nandaka was embarrassed, said to him,

an9.4:4.3 It’s appropriate for gentlemen like you, who have gone forth out of faith from the lay life to homelessness, to sit together for a Dhamma talk.

an9.4:4.4 When you’re sitting together you should do one of two things:

an9.4:4.5 discuss the teachings or keep noble silence.

an9.4:4.6 Nandaka, a mendicant is faithful but not ethical.

an9.4:4.7 So they’re incomplete in that respect,

an9.4:4.9 ‘How can I become faithful and ethical?’

an9.4:4.10 When a mendicant is faithful and ethical, they’re complete in that respect.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.