‹
AN 9.42

Sambādhasutta

Sutta tentang Kesempitan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.42

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kebahagiaan meditasi sekalipun masih bisa menjadi 'sempit' jika masih ada keterikatan. Mari kita simak penjelasan Ānanda tentang tingkatan-tingkatan pencapaian batin hingga mencapai kebebasan sejati.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Udāyī bertanya kepada Yang Mulia Ānanda tentang makna syair seorang deva yang menyebut 'celah di tengah kesempitan'. Ānanda menjelaskan bahwa kesempitan adalah lima kenikmatan indria, dan celah itu adalah pencapaian bertahap melalui jhāna hingga lenyapnya persepsi dan perasaan, yang merupakan pembebasan sejati.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an9.42:9.1 Selanjutnya, teman, seorang bhikkhu, dengan sepenuhnya melampaui dimensi ruang tanpa batas, menyadari ‘kesadaran adalah tidak terbatas’, masuk dan berdiam dalam dimensi kesadaran tanpa batas.

an9.42:9.2 Sampai sejauh ini pun, teman, Sang Bhagavā telah membabarkan pencapaian ruang terbuka di tengah kesempitan secara kiasan.

an9.42:9.3 Namun di sana pun masih ada kesempitan.

an9.42:9.5 Persepsi dimensi kesadaran tanpa batas yang belum lenyap—itulah kesempitan di sana.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.