an9.3:5.1 For a second time Meghiya said to the Buddha,
Meghiyasutta
Sutta ini mengisahkan seorang bhikkhu yang ingin berlatih sendirian, namun justru dihantui pikiran-pikiran buruk. Melalui dialog dengan Buddha, kita diajak memahami bahwa latihan spiritual tidak bisa dipaksakan sendirian tanpa fondasi yang matang.
Meghiya, seorang bhikkhu yang sedang berlatih, meminta izin kepada Buddha untuk berlatih sendirian di hutan mangga yang indah. Meskipun Buddha mengingatkannya untuk menunggu, Meghiya tetap pergi dan diganggu oleh pikiran-pikiran buruk. Ia kembali kepada Buddha, yang kemudian mengajarkan lima hal yang mendukung pematangan kebebasan batin, serta empat latihan tambahan untuk mengatasi rintangan dan mencapai Nibbāna.
an9.3:5.1 For a second time Meghiya said to the Buddha,
an9.3:5.2 “Sir, the Buddha has nothing more to do, and nothing that needs improvement.
an9.3:5.3 But I have.
an9.3:5.4 If you allow me, I’ll go back to that mango grove to meditate.”
an9.3:5.5 “We’re alone, Meghiya. Wait until another mendicant comes.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.