‹
AN 9.39

Devāsurasaṅgāmasutta

Khotbah tentang Perang antara Para Dewa dan Para Titan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.39

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kisah epik tentang perang para dewa dan titan menjadi sebuah perumpamaan yang dalam tentang perjuangan batin. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menggunakan gambaran 'benteng keamanan' untuk menjelaskan tingkatan-tingkatan meditasi dan kebebasan sejati dari segala bentuk belenggu.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini menggunakan perumpamaan perang antara para dewa (deva) dan titan (asura) untuk menggambarkan keamanan spiritual yang dicapai melalui pencapaian meditasi. Ketika para dewa atau asura kalah, mereka berlindung di benteng mereka masing-masing dan merasa aman. Demikian pula, seorang bhikkhu yang mencapai berbagai tingkatan jhāna dan pencapaian tanpa bentuk dianggap telah mencapai 'benteng keamanan' dari Māra, hingga akhirnya mencapai kebebasan total dari kekotoran batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an9.39:1.1 “Bhūtapubbaṁ, bhikkhave, devāsurasaṅgāmo samupabyūḷho ahosi.

an9.39:1.2 Tasmiṁ kho pana, bhikkhave, saṅgāme asurā jiniṁsu, devā parājayiṁsu.

an9.39:1.3 Parājitā ca, bhikkhave, devā apayiṁsuyeva uttarenābhimukhā, abhiyiṁsu asurā.

an9.39:1.4 Atha kho, bhikkhave, devānaṁ etadahosi:

an9.39:1.6 Yannūna mayaṁ dutiyampi asurehi saṅgāmeyyāmā’ti.

an9.39:1.7 Dutiyampi kho, bhikkhave, devā asurehi saṅgāmesuṁ.

an9.39:1.8 Dutiyampi kho, bhikkhave, asurāva jiniṁsu, devā parājayiṁsu.

an9.39:1.9 Parājitā ca, bhikkhave, devā apayiṁsuyeva uttarenābhimukhā, abhiyiṁsu asurā.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.