Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 9.35
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan yang dekat dengan kehidupan agraris untuk menjelaskan prinsip meditasi yang mendalam. Mari kita simak bagaimana perbandingan antara sapi yang cerdas dan yang bodoh mengajarkan kita tentang pentingnya ketekunan dan kestabilan dalam latihan batin.
Sutta ini menggunakan perumpamaan seekor sapi gunung untuk mengajarkan pentingnya menguasai landasan meditasi sebelum melangkah ke tingkat yang lebih tinggi. Seorang bhikkhu yang tidak memantapkan jhāna pertama akan gagal mencapai jhāna kedua dan bahkan kehilangan kemampuan jhāna pertamanya, sedangkan yang bijaksana akan mengembangkan setiap pencapaian secara bertahap hingga mencapai berbagai kekuatan batin dan kebebasan akhir.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
So appamāṇena samādhinā subhāvitena yassa yassa abhiññāsacchikaraṇīyassa dhammassa cittaṁ abhininnāmeti abhiññāsacchikiriyāya tatra tatreva sakkhibhabbataṁ pāpuṇāti sati sati āyatane.
Dengan konsentrasi tak terbatas yang terkembang dengan baik itu, ke arah kondisi apa pun yang dapat direalisasikan melalui pengetahuan langsung yang ia arahkan pikirannya untuk realisasi melalui pengetahuan langsung, di sana ia mencapai kemampuan untuk menyaksikannya, dalam setiap kasus yang berada dalam jangkauan.
They extend the mind to realize by insight each and every thing that can be realized by insight; and they are capable of realizing those things, since each and every one is within range.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.