Imā kho, bhikkhave, nava anupubbavihārasamāpattiyo”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah sembilan pencapaian meditatif yang berurutan.”
These are the nine progressive meditative attainments.”
Sutta Pencapaian Meditatif Berurutan
Sutta ini mengajak kita merenungkan peta meditasi yang berurutan, dari yang kasar menuju yang halus, hingga akhirnya mencapai penghentian total. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menjelaskan setiap tahap dan apa artinya bagi praktik kita.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan sembilan pencapaian meditatif berurutan (anupubbavihārasamāpattiyo), mulai dari jhāna pertama hingga lenyapnya persepsi dan perasaan (saññāvedayitanirodha). Beliau menegaskan bahwa pada setiap tahap, faktor-faktor mental tertentu berhenti, dan mereka yang telah menghentikannya dapat disebut telah bebas dari keinginan, padam, dan menyeberang. Sutta ini juga menekankan pentingnya memahami di mana dan bagaimana faktor-faktor tersebut berhenti, serta memberikan jawaban bagi mereka yang belum mengetahui hal ini.
Imā kho, bhikkhave, nava anupubbavihārasamāpattiyo”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah sembilan pencapaian meditatif yang berurutan.”
These are the nine progressive meditative attainments.”
Dutiyaṁ.
Yang kedua.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.