‹
AN 9.22

Assakhaḷuṅkasutta

Kuda Liar

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.22

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas diri sendiri melalui perumpamaan yang indah. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memetakan tingkatan kemajuan spiritual, dari yang baru memulai hingga yang telah mencapai tujuan akhir, dengan analogi yang mudah dipahami.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan tiga jenis kuda—liar, unggul, dan berdarah murni—untuk mengilustrasikan tiga tingkatan kualitas seorang praktisi. Kualitas tersebut diukur dari 'kecepatan' (pemahaman mendalam akan kebenaran), 'keindahan' (kemampuan menjawab pertanyaan seputar Dhamma dan Vinaya), dan 'proporsi tubuh' (kemampuan memperoleh kebutuhan hidup). Sutta ini secara progresif memetakan tingkatan pencapaian spiritual, dari pemahaman Empat Kebenaran Mulia hingga pencapaian Arahat, dan mengaitkannya dengan kualitas-kualitas pendukung seorang bhikkhu.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an9.22:7.1

Katame ca, bhikkhave, tayo assaparassā?

Dan apakah, para bhikkhu, tiga kuda yang unggul itu?

And what are the three excellent horses?

an9.22:7.2

Idha, bhikkhave, ekacco assaparasso …pe…

Di sini, para bhikkhu, seseorang yang bagaikan kuda perang unggul …

One excellent horse …

an9.22:7.3

javasampanno ca hoti vaṇṇasampanno ca ārohapariṇāhasampanno ca.

memiliki kecepatan, memiliki keindahan, dan memiliki postur tubuh yang proporsional.

is fast, beautiful, and well proportioned.

an9.22:7.4

Ime kho, bhikkhave, tayo assaparassā.

Demikianlah, para bhikkhu, ketiga jenis kuda perang unggul itu.

These are the three excellent horses.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.