‹
AN 9.15

Gaṇḍasutta

Khotbah tentang Bisul

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.15

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah yang singkat namun tajam ini, Sang Buddha mengajak kita merenungkan hakikat tubuh dengan cara yang mungkin terasa kasar namun jujur. Mari kita simak bagaimana perumpamaan bisul ini membuka mata kita terhadap kenyataan tubuh yang sering kita anggap indah dan abadi.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan sebuah bisul tua yang bernanah untuk menggambarkan tubuh manusia. Tubuh yang terdiri dari empat unsur utama ini, lahir dari orang tua, dan bergantung pada makanan, memiliki sembilan lubang yang terus-menerus mengeluarkan kotoran, bau busuk, dan hal-hal yang menjijikkan. Oleh karena itu, para bhikkhu diajak untuk tidak terpesona atau melekat pada tubuh ini.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an9.15:1.1 “Para bhikkhu, misalkan ada sebuah bisul yang telah berumur bertahun-tahun.

an9.15:1.2 Bisul itu memiliki sembilan lubang luka yang terus-menerus terbuka.

an9.15:1.3 Apa pun yang merembes keluar darinya—

an9.15:1.4 yang merembes hanyalah kotoran, bau busuk, dan menjijikkan;

an9.15:1.5 apa pun yang mengalir keluar darinya—

an9.15:1.6 yang mengalir hanyalah kotoran, bau busuk, dan menjijikkan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.