an9.11:1.1 Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di Sāvatthī, di Hutan Jeta, taman Anāthapiṇḍika.
an9.11:1.2 Kemudian Yang Mulia Sāriputta mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, dan duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, Yang Mulia Sāriputta berkata kepada Sang Bhagavā:
an9.11:1.3 “Bhante, saya telah menyelesaikan masa vassa di Sāvatthī.
an9.11:1.4 Saya ingin, Bhante, pergi berkelana ke daerah-daerah.”
an9.11:1.5 “Sekarang, Sāriputta, pergilah pada waktu yang engkau anggap tepat.”
an9.11:1.6 Kemudian Yang Mulia Sāriputta bangkit dari duduknya, memberi hormat kepada Sang Bhagavā, dan berjalan mengelilingi Beliau dengan sisi kanannya menghadap Beliau, lalu pergi.
an9.11:1.7 Kemudian, tidak lama setelah Yang Mulia Sāriputta pergi, seorang bhikkhu tertentu berkata kepada Sang Bhagavā:
an9.11:1.8 “Bhante, Yang Mulia Sāriputta menyerang saya dan pergi tanpa meminta maaf.”
an9.11:1.9 Kemudian Sang Bhagavā berkata kepada salah seorang bhikkhu:
an9.11:1.10 “Datanglah, bhikkhu, atas nama-Ku, sampaikan kepada Sāriputta:
an9.11:1.11 ‘Sang Guru memanggilmu, teman Sāriputta.’”
an9.11:1.12 “Baik, Bhante,” bhikkhu itu menjawab Sang Bhagavā. Ia mendatangi Yang Mulia Sāriputta dan berkata kepadanya:
an9.11:1.13 “Teman Sāriputta, Sang Guru memanggilmu.”
an9.11:1.14 “Baik, teman,” Yang Mulia Sāriputta menjawab bhikkhu itu.



