‹
AN 8.85

Samaṇasutta

Sutta tentang Sebutan-sebutan bagi Yang Tercerahkan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.85

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan makna di balik gelar-gelar spiritual yang agung. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menjelaskan bahwa semua pencapaian tertinggi yang dicari para pencari spiritual, pada akhirnya merujuk pada satu realitas yang sama: kebebasan sempurna dari seorang Tathāgata.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini adalah khotbah pendek Sang Buddha kepada para bhikkhu tentang berbagai sebutan atau julukan bagi seorang Tathāgata, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna. Sebutan-sebutan seperti Pertapa, Brahmana, Penguasa Pengetahuan, Tabib, Yang Tak Bernoda, Yang Suci Murni, Yang Mengetahui, dan Yang Terbebaskan, semuanya merujuk pada kualitas pencapaian spiritual tertinggi. Di akhir khotbah, Sang Buddha menegaskan pencapaian-Nya sendiri dengan syair yang menggambarkan kemenangan batin dan kebebasan sempurna.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.85:1.1

“‘Samaṇo’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassa.

‘Pertapa’, para bhikkhu, adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

“‘Ascetic’ is a term for the Realized One, the perfected one, the fully awakened Buddha.

an8.85:1.2

‘Brāhmaṇo’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassa.

‘Brahmana’, para bhikkhu, adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

‘Brahmin’,

an8.85:1.3

‘Vedagū’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassa.

‘Penguasa Pengetahuan’, para bhikkhu, adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

‘Knowledge Master’,

an8.85:1.4

‘Bhisakko’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassa.

‘Tabib’, para bhikkhu, adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

‘Healer’,

an8.85:1.5

‘Nimmalo’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassa.

‘Yang Tak Bernoda’, para bhikkhu, adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

‘Unstained’,

an8.85:1.6

‘Vimalo’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassa.

‘Yang Suci Murni’, para bhikkhu, adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

‘Immaculate’,

an8.85:1.7

‘Ñāṇī’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassa.

‘Yang Mengetahui’, para bhikkhu, adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

‘Knower’,

an8.85:1.8

‘Vimutto’ti, bhikkhave, tathāgatassetaṁ adhivacanaṁ arahato sammāsambuddhassāti.

dan ‘Yang Terbebaskan’ adalah sebutan bagi Yang Tercerahkan, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.

and ‘Freed’ are terms for the Realized One, the perfected one, the fully awakened Buddha.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.