Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.80
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menyajikan dua daftar yang saling berhadapan: delapan alasan untuk bermalas-malasan dan delapan alasan untuk membangkitkan semangat. Perhatikan bagaimana situasi yang sama bisa menghasilkan respons yang sangat berbeda, hanya bergantung pada cara kita memandangnya.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menguraikan delapan kondisi yang sering dijadikan alasan untuk bermalas-malasan, seperti memiliki pekerjaan, sedang dalam perjalanan, atau merasa tidak enak badan. Kemudian, Ia membaliknya dengan menunjukkan delapan kondisi yang sama sebagai justru pemicu untuk membangkitkan semangat, dengan cara mengubah cara pandang terhadap kondisi tersebut.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Selanjutnya, para bhikkhu, seorang bhikkhu telah berkeliling ke desa atau kota untuk menerima dana makanan, tetapi ia tidak memperoleh makanan kasar atau halus yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya.
Furthermore, a mendicant has wandered for alms, but they didn’t get to fill up on as much food as they like, coarse or fine.
‘Aku telah berkeliling ke desa atau kota untuk menerima dana makanan, tetapi aku tidak memperoleh makanan kasar atau halus yang cukup untuk memenuhi kebutuhanku. Tubuhku lelah dan tidak mampu bekerja. Sebaiknya aku berbaring.’
‘I’ve wandered for alms, but I didn’t get to fill up on as much food as I like, coarse or fine. My body is tired and unfit for work. I’d better have a lie down.’
Ia berbaring dan tidak membangkitkan energi untuk mencapai yang belum tercapai, meraih yang belum diraih, dan merealisasikan yang belum direalisasikan.
They lie down, and don’t rouse energy for achieving the unachieved, attaining the unattained, and realizing the unrealized.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.80 · Dasar-dasar Kemalasan dan Pembangkitan Energi | Tiga Keranjang