‹
AN 8.7

Devadattavipattisutta

Devadattavipattisutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.7

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan kisah Devadatta sebagai cermin untuk merenungkan bagaimana kita sendiri menyikapi pasang surut kehidupan. Perhatikan bagaimana delapan kondisi yang disebutkan bukan hanya tentang hal-hal eksternal, tetapi juga tentang kualitas batin seperti keinginan jahat dan pertemanan buruk.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha membuka kotbahnya dengan merujuk pada kepergian Devadatta, yang dikuasai oleh delapan hal yang bertentangan dengan Dhamma sejati, sehingga ia akan terlahir di alam kehilangan. Sang Buddha kemudian mengajarkan bahwa seorang bhikkhu hendaknya hidup dengan mengatasi demi mengatasi delapan kondisi duniawi ini—perolehan dan kehilangan, ketenaran dan kehinaan, penghormatan dan ketidakhormatan, keinginan jahat dan pertemanan buruk—untuk mencegah munculnya noda-noda batin yang menyusahkan dan membara.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an8.7:2.2 Dikuasai dan diliputi oleh perolehan, para bhikkhu, Devadatta akan menuju ke alam kehilangan, ke neraka, untuk tinggal di sana selama satu kappa, tidak dapat diselamatkan.

an8.7:2.6 Oleh penghormatan, para bhikkhu …

an8.7:2.7 Oleh ketidakhormatan, para bhikkhu …

an8.7:2.8 Oleh keinginan jahat, para bhikkhu …

an8.7:2.9 Oleh pertemanan yang buruk, para bhikkhu, dikuasai dan diliputi, Devadatta akan menuju ke alam kehilangan, ke neraka, untuk tinggal di sana selama satu kappa, tidak dapat diselamatkan.

an8.7:2.10 Para bhikkhu, dikuasai dan diliputi oleh delapan hal yang bertentangan dengan Dhamma sejati ini, Devadatta akan menuju ke alam kehilangan, ke neraka, untuk tinggal di sana selama satu kappa, tidak dapat diselamatkan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.