‹
AN 8.79

Parihānasutta

Kemunduran

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.79

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah khotbah singkat yang langsung pada intinya, mengajak kita merenungkan kebiasaan-kebiasaan yang mungkin tampak sepele namun dapat menghambat kemajuan spiritual. Mari kita simak dengan pikiran terbuka, dan lihat bagaimana delapan hal ini dapat menjadi cermin bagi praktik kita sendiri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan delapan hal yang menyebabkan kemunduran seorang bhikkhu yang masih berlatih (sekkha), seperti kesenangan dalam bekerja, berbicara, tidur, dan berkumpul, serta tidak menjaga indria dan makan berlebihan. Kemudian Beliau menyebutkan delapan hal yang sebaliknya, yang tidak menyebabkan kemunduran, yaitu menghindari kesenangan-kesenangan tersebut dan mengembangkan penjagaan indria serta pengendalian makan. Sutta ini menekankan pentingnya kewaspadaan dan pengendalian diri dalam kehidupan pertapaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an8.79:1.1 “Aṭṭhime, bhikkhave, dhammā sekhassa bhikkhuno parihānāya saṁvattanti.

an8.79:1.3 Kammārāmatā, bhassārāmatā, niddārāmatā, saṅgaṇikārāmatā, indriyesu aguttadvāratā, bhojane amattaññutā, saṁsaggārāmatā, papañcārāmatā—

an8.79:1.4 ime kho, bhikkhave, aṭṭha dhammā sekhassa bhikkhuno parihānāya saṁvattanti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.