an8.73:10.1 Setelah itu, Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu itu:
an8.73:10.2 “Para bhikkhu, mereka yang melatih perhatian pada kematian dengan cara mengharapkan
an8.73:10.3 ‘Oh, andai aku dapat hidup siang dan malam, memperhatikan ajaran Bhagavā, maka sungguh banyak yang dapat kulakukan.’
an8.73:10.4 Dan, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan pengingatan akan kematian demikian:
an8.73:10.5 ‘Oh, andai aku dapat hidup sehari, memperhatikan ajaran Bhagavā, maka sungguh banyak yang dapat kulakukan’;
an8.73:10.6 dan, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan pengingatan akan kematian demikian:
an8.73:10.7 ‘Oh, andai aku dapat hidup setengah hari, memperhatikan ajaran Bhagavā, maka sungguh banyak yang dapat kulakukan’;
an8.73:10.8 dan, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan pengingatan akan kematian demikian:
an8.73:10.9 ‘Oh, andai aku dapat hidup selama waktu yang kuperlukan untuk makan satu dana makanan, memperhatikan ajaran Bhagavā, maka sungguh banyak yang dapat kulakukan’;
an8.73:10.10 dan, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan pengingatan akan kematian demikian:
an8.73:10.11 ‘Oh, andai aku dapat hidup selama waktu yang kuperlukan untuk makan setengah dana makanan, memperhatikan ajaran Bhagavā, maka sungguh banyak yang dapat kulakukan’;
an8.73:10.12 dan, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan pengingatan akan kematian demikian:
an8.73:10.13 ‘Oh, andai aku dapat hidup selama waktu yang kuperlukan untuk mengunyah dan menelan empat atau lima suapan, memperhatikan ajaran Bhagavā, maka sungguh banyak yang dapat kulakukan’—
an8.73:10.14 mereka ini, para bhikkhu, disebut ‘bhikkhu yang berdiam dalam kelengahan; mereka dengan lamban mengembangkan pengingatan akan kematian demi hancurnya kekotoran batin’.”
