Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.70
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengisahkan momen krusial menjelang parinibbāna Buddha, dengan latar yang tenang namun sarat makna. Perhatikan bagaimana isyarat halus Buddha tidak ditangkap Ānanda, dan bagaimana Māra memanfaatkan kesempatan itu. Renungkan juga daftar delapan sebab gempa bumi sebagai cara memahami peristiwa kosmik dan spiritual dalam perspektif Buddhis.
Di Vesālī, Sang Buddha memberi isyarat berulang kali kepada Ānanda bahwa Beliau telah menguasai empat landasan kekuatan batin dan dapat hidup lebih lama, namun Ānanda tidak menangkap maksudnya. Setelah Ānanda pergi, Māra datang dan membujuk Buddha untuk segera parinibbāna, dan Buddha pun melepaskan kehendak untuk hidup, menyebabkan gempa bumi dahsyat. Buddha kemudian menjelaskan kepada Ānanda delapan sebab terjadinya gempa bumi besar, termasuk peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan seorang Buddha.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Selanjutnya, Ānanda, ada seorang petapa atau brahmana yang memiliki kekuatan batin dan telah mencapai penguasaan pikiran, atau dewata yang berkekuatan besar dan berwibawa. Ia telah mengembangkan persepsi tanah yang terbatas dan persepsi air yang tidak terbatas. Ia membuat bumi ini berguncang, bergetar, dan bergejolak.
Furthermore, there is an ascetic or brahmin with psychic power who has achieved mastery of the mind, or a god who is mighty and powerful. They’ve developed a limited perception of earth and a limitless perception of water. They make the earth shake and rock and tremble.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.70 · Sutta tentang Gempa Bumi | Tiga Keranjang